Aroma kopi yang begitu khas dipadukan dengan rempah-rempah seperti jahe, cengkih, maupun sereh. Inilah yang menjadi ciri khas Kopi Rarobang. Aroma kopi yang sudah kuat semakin diperkuat dengan paduan rempah-rempah yang menghangatkan. Minuman ini dapat memberikan ketenangan sekaligus memulihkan kondisi tubuh yang lelah setelah seharian bekerja, ini sebabnya kopi Rarobang biasa dinikmati sore hari ketika para pekerja baru saja pulang dari pekerjaan mereka.
Indonesia memang sudah lama dikenal sebagai salah satu Negara penghasil kopi terbesar di dunia, namun siapa sangka tidak hanya hasil kopi yang berlimpah tetapi inisiatif modifikasi seperti Kopi Rarobang pun muncul dari kearifan lokal masyarakat Indonesia. Kopi ini layak untuk diabadikan sebagai kopi khas Maluku dengan berbagai keunikan di dalamnya. Selain memberikan citarasa dan manfaat baik bagi penikmatnya, Kopi Rarobang pun muncul dari satu wilayah di Nusantara yang tidak mempunyai hasil perkebunan kopi.
Asyik menelaah dan menikmati Kopi Rarobang, waktu pun berlalu tanpa terasa dan langit sudah gelap. Musik khas Maluku tetap terdengar indah menemani, namun Kopi Rarobang di cangkir beserta camilan pisang sambal pun sudah habis. Tampaknya sudah waktunya untuk pulang, makan malam dan beristirahat setelah seharian bekerja. Badan yang lelah sudah kembali segar, namun nikmatnya Kopi Rarobang masih terasa hangat dan nikmat di sekujur tubuh para penikmatnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar